Hati-hati Salah Memasak Bayam!

Posted on Posted in Tak Berkategori

 

 By Dewintha Syandi

Siapa sih yang tidak tahu bayam? Sayuran hijau yang terkenal disukai Popeye ini, memiliki gizi tinggi loh. Kandungan zat besi pada bayam relatif lebih tinggi daripada sayuran daun yang lain. Selain itu, bayam sangat bermanfaat bagi tubuh kita, seperti melawan sel kanker. Berdasarkan penelitian, kandungan vitamin A dan C serta serat, asam folat dan 13 flavonoid pada bayam dapat menurunkan risiko kanker sebesar 34%. Bayam juga bermanfaat untuk mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, menurunkan tekanan darah tinggi, mencegah osteoporosis, mencegah diabetes, mencegah anemia, dan mengobati pendarahan gusi.

Orangtua kita, terutama ibu, biasanya memilih sayur bayam untuk dijadikan menu sayuran andalan keluarga. Tapi, hati-hati, ya teman bahwa sayur bayam tidak dapat dipanaskan berulang kali seperti sayur lainnya. Hal ini dapat menyebabkan vitamin yang terkandung dalam bayam akan berubah menjadi racun yang tidak baik bagi tubuh kita. Bayam yang kaya akan zat besi atau senyawa Ferro (Fe2+) sangat bermanfaat bagi tubuh, terutama untuk orang-orang yang memiliki penyakit anemia. Namun, jika dipanaskan berulang kali, akan terjadi proses oksidasi pada sayur bayam. Teman-teman tentu tahu proses oksidasi,kan? Proses Oksidasi adalah proses pengikatan oksigen atau proses penambahan bilangan oksidasi. Maka, Fe2+ pada bayam akan berubah menjadi Fe3+ atau senyawa Ferri yang beracun bagi tubuh akibat pemanasan tersebut.

Selain itu, sayur bayam mengandung nitrat dengan konsentrasi tinggi. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Eufit Dot Org, semakin tinggi nitrat pada bayam, maka semakin tinggi pula bahayanya. Nitrat tersebut dapat diubah menjadi nitrit, lalu ke nitrosamin yang berbahaya bagi tubuh. Nitrosamin terbentuk karena enzim yang hadir dalam bakteri, akan mengubah nitrat menjadi nitrit. Hal ini terjadi, bila bayam dipanaskan, disimpan lebih dari lima jam, dan kemudian dipanaskan lagi. Kondisi asam juga mendukung pembentukan nitrosamin dan nitrit.

Alasan lain adalah bayam mengandung asam oksalat yang dapat mengikat kalsium, sehingga kalsium tidak dapat dimanfaatkan oleh tubuh dan membentuk Kristal yang dapat menyebabkan iritasi lambung dan membentuk batu ginjal. Kandungan asam oksalat yang tinggi pada bayam bisa berbahaya pada seseorang, sebab hanya dengan 4-5 gram asam oksalat dapat menyebabkan kematian pada orang dewasa.

 

Bayam memang memiliki banyak manfaat. Selain sebagai sumber zat besi, bayam juga dapat mencegah berbagai penyakit. Tapi, tetap hati-hati ya dalam mengolah bayam. Agar kita dapat terhindar dari berbagai penyakit yang disebabkan oleh pemanasan berulang kali pada bayam. Teman-teman tidak mau kan, bayam yang kaya akan gizi malah menjadi sumber penyakit bagi tubuh kita. Oleh karena itu, biasakan untuk mengolah makanan dengan baik dan makanlah makanan yang tidak dapat dipanaskan berulang kaili, seperti bayam dalam satu waktu agar gizinya dapat dimanfaatkan oleh tubuh kita.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *