NUTRITION FOR BRAIN

Posted on Posted in Tak Berkategori

By; Aji

Otak merupakan organ yang sangat vital bagi manusia. Otak adalah organ tempat diaturnya  proses berfikir,  berbahasa,  kesadaran, emosi dan kepribadian. Sebagai pusat system syaraf, otak mengatur dan mengkordinir,  gerakan,  perilaku dan fungsi tubuh, homeostasis seperti tekanan darah,  detak jantung,  suhu tubuh,  keseimbangan cairan, keseimbangan hormonal, mengaturemosi, ingatan, aktivitas motorik dan lain-lain.

Sebagaimana bagian tubuh kita, otak juga perlu dijaga kesehatannya. Kesehatan otak sangat penting agar daya kosentrasi otak tetap terjaga. Asupan nutrisi yang baik dibutuhkan otak agar dapa tbekerja dengan baik. Menurut Elisa S. lottor, Ph.D., dalam buku Female and Forgetful, para ahli menemukan, peran terbesar dalam menciptakan kekuatan otak yang hebat, ingatan yang baik, dan bahkan IQ lebih tinggi adalah pilihan gaya hidup, bukan genetika. Kita bias mengembangkan otak, membuatnya lebih tajam secara mental serta lebih cepat menyerapin formasi baru. Salah satu cara agar dapat menjaga kesehatan dan meningkatkan kecerdasan otak adalah dengan mengkonsums imakanan yang mengandung nutrisi yang baik bagi otak. Nutrisi tersebut diantaranya adalah AA (Arachidonic acid), DHA (Docosahexanoid acid), Asam lemak tak jenuh ganda (contohnya asam lemak omega 3), Tyrosine, Triyptophane, Zat Besi, vitamin (Bdan E).

AA (Arachidonic acid) dan DHA (Docosahexanoid acid) zat gizi ini termasuk golongan long chain polyunsaturated fatty acid (LC PUFA), yaitu golongan asam lemak esensial, di mana asam lemak tidak bias dibentuk oleh tubuh –harus didapat dari luar. AA dan DHA bias ditemukan dalam ASI, ikan tuna, salmon, makarel, sarden, daging, dan telur. AA dan DHA sangat bermanfaat untuk pertumbuhan system saraf pusat dan fungsi visual/penglihatan. DHA berperan dalam pembentukan sel-sel saraf dan synapse (cabang sel saraf). Sedangkan AA berfungsi sebagai neurotransmitter (zat penghantar).

Asam lemak omega 3 dikenal memiliki manfaat yang luar biasa untuk tubuh dan otak. Asam lemak omega 3 ialah zat esensial yang membantu dalam mengatur kesehatan sel dan membran sel. Dr. Zaldy Tan, dari Easton Center for Alzheimer’s Disease Research menjelaskan bahwa makanan yang mengandung asam lemak Omega 3 mempunyai efek yang positif untuk  mencegah penuaan otak, seiring dengan meningkatnyak esehatan vaskular. Penelitian menunjukkan orang yang rajin mengkonsumsi makanan yang kaya akan omega 3 seperti ikan salmon, ikan tuna minyak kedelai, dan sayuran berdaun resiko mengalami penurunan fungsi otak yang mengarah pada penyakit  Demensia (penyakit pikun) lebih rendah. Hasilpenelitianjugadiketahui, partisipanpenelitian yang kadarasamlemak Omega 3 nya di bawah 25% memiliki ukuran otak yang lebih kecil dibandingkand engan orang yang lebih sering mengkonsumsi makanan mengandung Omega 3.

Tyrosine dan Triyptophane merupakan asam amino penting, Karena sebagai bahan baku pembuat neurotransmitter katekolamindan serotonin yang memengaruhi pengendalian diri, pemusatan perhatian (konsentrasi), emosi dan perilaku anak. Tirosinpertama kali di temukan dalam keju. Padamanusia, asam amino ini tidak bersifat esensial, tapi pembentukanya menggunakan bahan baku fenilalanin oleh enzim phehidroksilase. Menurut penelitian yang dilakukan oleh institute penelitian kesehatan Lingkungan Amerika Serikat tahun 1988, tirosin berfungsi pula sebagai obat stimulant dan penenang yang efektif untuk meningkatkan kinerja mental dan fisik di bawah tekanan, tanpa efek samping. Tirosin terkandung dalam hati ayam, keju, alpukat, pisang, ragi, ikan dan daging.

Zat besi merupakan mineral makro yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Peranannya terutama pada sel darah merah. Zat besi yang terdapat pada hemoglobin dalam darah berfungsi untuk mengangkut oksigen dan karbondioksida. Setiap menit, otak memerlukan 80 cc oksigen dan 100 mg glukosa sebagai sumber energi. Berkurang atau hilangnya suplai darah keotak dalam beberapa menit akan menimbulkan adanya gangguan pada jaringan otak yang bervariasi dari ringan hingga berat berupa kematian sel otak. Zat besi banyak terkandung pigmen myoglobin dalam daging merah, seperti daging sapi dan kambing. Selain itu juga pada sayuran yang berwarna hijau seperti bayam, kangkung dan daun singkong, namun penyerapannya oleh tubuh kurang baik dibandingkan pada daging.

Vitamin B dapat membantu perkembangan otak dan mengaktifkan fungsi otak yang pada akhirnya bias meningkatkan memori. Penurunan memori pada otak sering dikaitkan dengan kekurangan Vitamin B. Makanan seperti telur, daging dan bayam, memiliki jumlah Vitamin B kompleks yang tinggi. Kekurangan Vitamin B-12 sering dikaitkan dengan kerusakan saraf, kehilangan memori, perubahan suasana hati dan kelambatan mental. Vitamin B-12 merupakan nutrisi penting yang diperlukan untuk pembentukan mylein, yang penting untuk membentuk lapisan di sekitar serat saraf yang bertindak seperti isolasi. Vitamin ini banyak ditemukan dalam daging seperti daging sapi, kambing, ikan dan domba. Vitamin B-6 sangatpentinguntukfungsi neurotransmitter dan perkembangan otak. Kekurangan Vitamin B6 dapat menurunkan tingkat konsentrasi dan menyebabkan kehilangan memori jangka pendek. Gejala lain yang biasa Anda alami termasuk depresi dan kecemasan. Kacang-kacangan, wortel, dan biji bunga matahari merupakan makanan sehat yang kaya akan Vitamin B-6.

Vitamin E dikenal baik untuk kulit dan rambut. Mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin E juga dapat meningkatkan fungsi otak. Vitamin ini dikenal sebagai antioksidan yang dapat menghambat perkembangan tahap pertama dari penyakit Alzeimer. Almond, sayuran berdaun hijau, minyak bunga matahari dan hazelnut merupakan makanan yang memiliki kandungan Vitamin E yang berlimpah. Selain vitamin E, kekurangan vitamin D telah terbukti mengganggu kemampuan daya ingat otak dalam merencanakan dan memproses memori. Tingkat penurunan vitamin D pada orang tua dikaitkan dengan hilangnya memori akibat proses penuaan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *