Pisang Mencerdaskan Otak ?

Posted on Posted in Articles, Food Issues

 

by : Lidya Situmorang

 

Pisang merupakan komoditi hortikultura yang sangat penting dan sudah sejak lama menjadi komoditi perdagangan internasional. Selain mudah didapat karena musim panennya berlangsung sepanjang tahun, pisang juga sangat digemari masyarakat dunia tanpa pandang umur maupun jenis kelamin. Selain itu, pisang juga merupakan salah satu jenis bahan pangan bergizi yang potensial. Menurut informasi FAO, selama ini pisang merupakan bahan pangan penting keempat di negara berkembang.

Zat-zat yang terkandung dalam pisang memiliki banyak manfaat bagi tubuh kita. Komponen-komponen pada pisang, mulai dari rhizoma sampai kulit pisang dapat kita ambil manfaatnya. Batangnya dapat digunakan sebagai penghasil serat bahan baku kain dan makanan ternak, bonggol pisang dapat dijadikan soda sebagai bahan baku sabun dan pupuk kalium, daun pisang digunakan sebagai pembungkus makanan tradisional Indonesia, kulit pisang dapat dimanfaatkan untuk membuat cuka pisang dengan proses fermentasi, air umbi batang pisang dapat digunakan sebagai obat disentri dan pendarahan usus besar, air batang pisang digunakan sebagai obat sakit kencing dan penawar racun, dan yang paling banyak digunakan adalah daging buahnya sebagai makanan.

Dari hasil berbagai penelitian diketahui bahwa dalam buah pisang terkandung gizi yang sangat baik. Di dalam buahnya terdapat energi yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan buah-buahan yang lain. Pisang kaya akan mineral seperti kalium, magnesium, fosfor, besi, dan kalsium. Berdasarkan kandungan energi dalam buah pisang, maka pisang direkomendasikan oleh para ahli herbal untuk mengobati berbagai jenis penyakit, seperti: pendarahan rahim, sariawan, ambeien, cacar air, telinga dan tenggorokan bengkak, disentri, amandel, kanker perut, sakit kuning, pendarahan usus besar, diare, dan penyakit lainnya. Pisang juga dapat mengobati tekanan darah tinggi, karena pisang mengandung potassium yang tinggi yang berguna bagi orang yang harus melakukan diet rendah garam.

Dari segudang manfaat yang ada, salah satu manfaat pisang yang cukup penting adalah meningkatkan kekuatan otak. Di banyak negara maju, pisang kerap menjadi bekal makanan anak-anak ke sekolah. Mereka juga memasukkan potongan pisang ke dalam sereal dan susu saat sarapan. Pisang menyediakan cukup energi bagi anak-anak untuk siap mengikuti pelajaran di sekolah. Dr. Ir. Sobir dari Pusat Kajian Buah-buahan Tropika IPB menjelaskan, sebuah penelitian tentang pisang dilakukan terhadap 200 pelajar di sekolah Twickehnham di Middlesex, Inggris. Kepada mereka diberikan makanan tambahan berupa pisang saat sarapan, istirahat, dan makan siang. Penelitian dilakukan menjelang waktu ujian.

Hasilnya, menurut Dr Sobir, konsumsi pisang tersebut membantu proses belajar mereka. Kalium dan magnesium yang terdapat pada pisang berfungsi untuk transmisi saraf di tubuh dan otak, inilah yang membuat para pelajar jadi lebih aktif dan berkonsentrasi dalam proses belajar. Selain itu, kandungan vitamin B pada pisang yang cukup tinggi juga mampu mempertahankan aktivitas kerja sistem saraf. Hal inilah yang mendorong pelajar bisa berkonsentrasi lebih lama. Pisang juga mengandung tryptophan, semacam asam amino yang bisa diubah menjadi serotonin yang menaikkan mood dan konsentrasi sehingga bisa mengurangi depresi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *