SPIRULINA : Si Alga Kaya Protein

Posted on Posted in Food Issues, Food Knowledge, Kail

“SPIRULINA : Si Alga Kaya Protein”

Narasumber oleh Asri Peni Wulandari, Ph. D

Resume oleh Florensia Irena

 

Spirulina ialah salah satu contoh SCP. Apa itu SCP? SCP atau Single Cell Protein yang ada di mikroorganisme. Arti sempitnya SCP ialah protein hasil ekstraksi dari alga,ragi, atau bahkan bakteri yang digunakan sebagai pengganti makanan kaya protein, terutama di bidang pakan ternak ataupun suplemen makanan.

Komposisi kimia dari SCP sendiri ialah mengandung 60 – 80% berat sel kering protein,terdapat lemak, asam amino esensial, asam nukleat, CHO, serta vitamin dan mineral. Dari komposisi ini menjadikan SCP memiliki berbagai keuntungan yakni menjadikan mikroorganisme mudah tumbuh, kualitas dan kuantitas menjadi lebih baik, bahan baku organik dapat digunakan sebagai asupan nutrisi SCP semisal limbah, teknik penumbuhan SCP sederhana, dan dapat dimanipulasi secara genetik.

Salah satu contoh dari SCP yang mulai dikembangkan ialah dari Spirulina Cyanobacterium ) atau ganggang biru hijau. Spirulina ini juga terkenal dengan sebutan genus ArthrospiraSpirulina diolah dalam bentuk tablet atau pun kapsul pada umumnya sebagai suplemen protein. Perkembangan pengolahan Spirulina ini juga semakin modern, ada yang dijadikan biskuit atau Cookies, Ice Cream,Masker, dan lainnya. Hal ini dapat terjadi karena kandungan dalam Spirulina sangat bernutrisi yakni mengandung 64,7% protein yang dapat meningkat sampai 72% sehingga Spirulina memiliki kadar protein lebih tinggi dibandingkan daging pada umumnya, terdapat klorofil, fikosianin,dan juga karoten. Semua komponen yang ada pada Spirulina ini sangat baik untuk menstimulasi tubuh. Mineral serta vitamin terkhususkan vitamin A yang dimiliki Spirulina melebihi kadar vitamin A dalam sayur.

spirulina

Komponen utama dan terpenting dari Spirulina yang dijadikan multi vitamin ialah dengan adanya protein, klorofil, phycocyanin, carotenoids, dan zeaxanthin. Komponen – komponen ini apabila dikonsumsi tubuh bermanfaat untuk perbaikan sel dalam tubuh serta meningkatkan metabolisme tubuh.

Satu kapsul Spirulina setara dengan berbagai komponen makanan semisal setara dengan mengonsumsi 25 gram pisang. Manfaat dari Spirulina ini sangat banyak terutama jika dikaji manfaatnya untuk nutrisi mata dan kulit serta perbaikan sel sangat efisien.

Perkembangan dari Spirulina ini cukup tersebar di berbagai Negara, seperti Indonesia, Taiwan, Jepang, China, Myanmar, dan yang paling banyak ialah di Israel. Secara kasar Spirulina yang digunakan untuk memproduksi 1 L media digunakan 500 miligram bubuk Spirulina yang kemudian menjadi sebuah tablet Spirulina, sedangkan untuk menghasilkan satu botol Spirulina dibutuhkan 150L Spirulina. Bagaimana dengan harganya? Secara pemikiran biayanya memang mahal karena 500 miligram bubuk Spirulina saja baru jadi 1 L dan pengkulturannya harus dengan media sintesis sehingga mahal, namun salah satu mahasiswa FMIPA UNPAD, Michelle dan Febri memodifikasi media kultur untuk Spirulina di limbah yang difermentasi, dalam percobaannya digunakan kotoran ternak sehingga menghasilkan biaya produksi yang cukup murah namun hal ini menjadi salah satu permasalahan mengenai estetika produk pangan karena tidak tepat jika produk pangan yang akan dikonsumsi manusia berasal dari kotoran ternak. Permasalahan ini yang menjadikan Spirulina sampai sekarang masih menjadi bahan penelitian di UNPAD, selain itu masih diperlukan teknologi – teknologi serta pemikiran kreatif untuk memodifikasi warna dari Spirulina tersebut agar menarik ketika diproses untuk produk pangan.

Manfaat dari Spirulina begitu banyak dan kebutuhan akan teknologi serta kreativitas dalam pengolahannya pun juga dibutuhkan untuk mengembangkan manfaat – manfaat dari Spirulina ini dikalangan umum. Tertarikkah Anda dengan si alga kaya protein ini, Spirulina?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *