Yuk Makan “Singkong Import”

Posted on Posted in Articles, Food Issues

Ironis, sebagai negara agraris ternyata Indonesia masih rajin impor berbagai macam produk pertanian seperti Jagung, Kedelai, Beras bahkan singkong. Bahkan Indonesia sudah bertahun-tahun impor Singkong dari China, Vietnam dan Thailand.
Ketua Dewan Hortikultura Nasional Benny Kusbini mengatakan hampir setiap tahun, Indonesia impor Singkong baik dari China, Vietnam dan Thailand. “Sudah bertahun-tahun Indonesia impor Singkong dari China, Vietnam dan Thailand,” kata Benny kepada detikFinance, Senin (9/7/2012).
Bagi sebagian orang mungkin miris membaca berita bahwa di Indonesia yg terkenal dengan lagu ” Aku anak singkong” ternyata harus mengimport singkong. Suatu saat anda-anda penikmat gorengan akan terkejut ketika tukang gorengan dengan bangga mengatakan bahwa singkong yang dijualnya adalah singkong goreng dgn bahan baku import dan tentu dengan harga murah pula cuma cepek per potong artinya lebih murah dari harga singkong lokal yang harganya kisaran gopek sampe seceng. Rupanya di negeri ini bukan saja produk elektronik, otomotif dan hasil tekstil (busana) yg di import dr Cina dan dijual dgn harga murah bahkan singkongpun di import.
Mengapa negeri ini harus mengimport singkong, maka pertanyaan ini gak perlu di jawab karena pejabat yg mengurusi negara ini sdh cukup pintar dan cerdas. lagian kenapa pula harus repot-repot tanam singkong mana harga jualnya murah dan nunggu panennya lama juga bikin tanah miskin hara. Mendingan petani-petani Indonesia yang laki-laki kirim jadi kuli bangunan dan yg cewe jadi PRT di Luar Negeri dan mereka dapat gelar pahlawan pula (Pahlawan Devisa).
Selamat menikmati singkong goreng import . . . ehmmmmmmmmmm (Hamas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *